Voice-to-Ledger-to-Trust Pipeline untuk UMKM Indonesia
Asisten Akuntansi Voice-First yang Mengubah Ucapan Menjadi Pencatatan Keuangan Terstruktur
β οΈ DISCLAIMER: Proyek ini adalah PROTOTYPE / Proof of Concept yang dibangun untuk submission Hackathon PIDI DIGDAYA x Bank Indonesia 2026. Sistem ini BELUM siap untuk penggunaan produksi dan TIDAK dimaksudkan sebagai pengganti software akuntansi profesional, sistem pemeringkat kredit formal, atau layanan keuangan berlisensi.
- Tentang Proyek
- Problem Statement
- Cara Kerja
- Tech Stack
- Fitur Prototype
- Batasan Prototype
- Instalasi & Setup
- Struktur Proyek
- Tim
- Lisensi
KasAI adalah prototype solusi voice-first bookkeeping untuk UMKM mikro Indonesia. Sistem ini mengubah ucapan transaksi harian (contoh: "Bayar listrik 300 ribu") menjadi:
- Pencatatan keuangan terstruktur β jurnal double-entry sesuai prinsip SAK EMKM
- Sinyal underwriting alternatif β alternative credit signal berbasis perilaku pencatatan
- Jejak audit kriptografis β hash chain SHA-256 yang tamper-evident
Prototype ini dibangun untuk menjawab Problem Statement: Inklusi Ekonomi (UMKM) pada Hackathon PIDI DIGDAYA x Bank Indonesia 2026, khususnya sub-kategori Pemanfaatan Data Alternatif / Credit Scoring.
Indonesia memiliki lebih dari 65 juta UMKM yang menyumbang ~60% PDB nasional. Namun:
- >80% UMKM tidak memiliki pencatatan keuangan yang memadai
- 93,5% UMKM membiayai operasional secara mandiri
- Hanya ~6,7% yang memiliki akses ke pembiayaan perbankan
- Kesenjangan pembiayaan UMKM diperkirakan mencapai US$234 miliar
Akar masalahnya: lembaga keuangan membutuhkan data terstruktur untuk menilai kelayakan kredit, namun data tersebut tidak tersedia karena UMKM tidak melakukan pencatatan. KasAI dirancang untuk memutus siklus ini.
ποΈ Suara β π‘ Transkripsi AI β π§ Parsing β π‘οΈ Guardrail β π Ledger β π Score β π Vault
| Tahap | Proses | Teknologi |
|---|---|---|
| 1. Input | Pengguna berbicara atau mengetik transaksi | MediaRecorder (timeslice 100ms) |
| 2. Transkripsi | Audio β Teks (3-layer failover) | Groq Whisper β VPS β OpenAI |
| 3. Parsing | Teks β Objek transaksi terstruktur | Groq Llama 3.3 70B + fallback regex |
| 4. Validasi | Cek ambiguitas + kecukupan saldo | GuardrailService (deterministik) |
| 5. Ledger | Simpan transaksi + jurnal double-entry | LedgerService + Prisma $transaction |
| 6. Scoring | Hitung alternative credit signal | ScoreService (3 faktor) |
| 7. Audit | Buat block hash SHA-256 | VaultService (hash chain) |
Prinsip arsitektur: AI hanya berperan sebagai parser. Semua keputusan pencatatan final melewati validator deterministik di server. Database adalah source of truth.
KasAI dirancang dengan arsitektur produksi berbasis Go dan Rust β dua bahasa yang dipilih karena performa, keamanan memori, dan kesesuaian untuk sistem keuangan:
| Layer | Teknologi | Alasan Pemilihan |
|---|---|---|
| Backend / Orkestrasi | Go | Layanan inti yang efisien untuk orkestrasi API, validasi bisnis, dan manajemen ledger. Go dipilih karena performa tinggi, concurrency model yang kuat, dan ekosistem yang matang untuk microservices. |
| Trust Engine / Vault | Rust | Komponen audit trail dan verifikasi integritas data. Rust dipilih karena keamanan memori tanpa garbage collector, performa deterministik, dan jaminan zero-cost abstractions β kritis untuk komponen yang menangani integritas keuangan. |
| Database | PostgreSQL | Penyimpanan utama untuk ledger, jurnal, dan vault blocks |
| Job Queue | Redis + BullMQ | Pemrosesan asinkron untuk audio dan batch scoring |
| Object Storage | S3-compatible | Penyimpanan file audio dan bukti digital |
| AI Abstraction | Provider-agnostic layer | Agar integrasi AI provider tetap fleksibel |
Untuk keperluan validasi konsep dan demo hackathon, prototype dibangun menggunakan stack berikut:
| Layer | Teknologi |
|---|---|
| Framework | Next.js 15 (App Router) + TypeScript |
| UI | React 19 + Tailwind CSS |
| Validasi | Zod |
| ORM | Prisma 6.19 |
| Database | PostgreSQL (Supabase) |
| AI Transkripsi | Groq Cloud (Whisper-large-v3) |
| AI Parsing | Groq Cloud (Llama 3.3 70B Versatile) |
| Kriptografi | Node.js crypto (SHA-256) |
| Deployment | Vercel (function region: hnd1 / Tokyo) |
Catatan: Prototype Next.js ini membuktikan bahwa alur end-to-end berjalan. Arsitektur produksi akan memigrasikan layanan inti ke Go (orkestrasi, guardrail, ledger, scoring) dan Rust (trust engine, hash chain verification, audit service), dengan PostgreSQL dan Redis sebagai infrastruktur pendukung.
- Voice input via browser + timesliced recording (100ms)
- Transkripsi sub-detik (Groq Whisper-large-v3)
- 3-layer failover transkripsi (Groq β Sovereign VPS β OpenAI)
- Filter anti-halusinasi untuk audio kosong/noise
- AI parsing dengan JSON mode + temperature 0.1
- Fallback rule-based parser (regex) jika AI gagal
- Validasi Zod untuk setiap request
- Guardrail ambiguitas entitas (memaksa klarifikasi pribadi/usaha)
- Guardrail kecukupan saldo (menolak jika kas tidak cukup)
- Jurnal double-entry otomatis (2 entri per transaksi)
- Balance snapshot (kas, beban, prive) diperbarui atomik
- Alternative credit signal (3 faktor, skala 300β850)
- Hash chain audit trail (SHA-256, tamper-evident)
- Tamper simulation untuk demo integritas
- Chain verification (linkage + digest + data consistency)
- Deterministic reset untuk repeatability demo
- Cloud database (Supabase PostgreSQL, persisten)
- Production build berhasil (Exit 0)
Penting: Bagian ini menjelaskan apa yang BELUM ada dan TIDAK diklaim oleh prototype ini.
- β Bukan software akuntansi berlisensi β chart of accounts terbatas (4 akun: Kas, Pendapatan Usaha, Beban Operasional, Prive Pemilik)
- β Bukan sistem pemeringkat kredit formal β ACS scoring masih menggunakan delta konstan per transaksi, belum weighted berdasarkan periode/tren
- β Bukan blockchain β hash chain adalah tamper-evident log lokal, bukan distributed ledger
- β Single tenant β belum ada autentikasi atau multi-user (
businessIddi-hardcode) - β Belum ada export laporan β tidak ada PDF/CSV
- β Belum terintegrasi dengan lembaga keuangan manapun
- β Confidence score AI bersifat statis β bukan probabilitas real-time dari model
- β Belum divalidasi terhadap data gagal bayar aktual
# 1. Clone repository
git clone https://github.com/0xshalah/prototype-kasai.git
cd prototype-kasai
# 2. Install dependencies
npm install
# 3. Setup environment variables
cp .env.example .env
# Edit .env dan isi:
# DATABASE_URL β Connection string Supabase (Transaction Pooler, port 6543)
# DIRECT_URL β Connection string Supabase (Session Pooler, port 5432)
# GROQ_API_KEY β API key dari console.groq.com
# AI_PROVIDER β "groq"
# 4. Push schema ke database
npx prisma db push
npx prisma generate
# 5. (Opsional) Seed data awal
npm run prisma:seed
# 6. Jalankan development server
npm run devBuka http://localhost:3000 di browser.
βββ prisma/
β βββ schema.prisma # Data model (6 tabel)
βββ src/
β βββ app/
β β βββ api/
β β β βββ transcribe/ # Voice β Text (3-layer failover)
β β β βββ parse/ # Text β Structured Transaction
β β β βββ commit/ # Orchestrator: Guardrail β Ledger β Score β Vault
β β β βββ audit/ # Verify chain + Tamper simulation
β β β βββ ledger/ # Read balance & journal data
β β βββ page.tsx # Main dashboard UI
β βββ components/ # React components
β βββ hooks/
β β βββ useVoiceCapture.ts # Browser audio recording hook
β βββ lib/
β β βββ db.ts # Prisma client singleton
β βββ server/
β βββ ai/
β β βββ providers/ # Groq, OpenAI, Alibaba adapters
β βββ repositories/ # Database access layer
β βββ services/ # Domain services
β βββ guardrail.service.ts
β βββ ledger.service.ts
β βββ score.service.ts
β βββ vault.service.ts
β βββ audit.service.ts
βββ docs/ # Dokumentasi arsitektur & demo
βββ vercel.json # Region pinning (hnd1/Tokyo)
βββ package.json
KasAI Labs β Tim pengembangan mandiri untuk Hackathon PIDI DIGDAYA x Bank Indonesia 2026.
| Nama | Peran | Institusi |
|---|---|---|
| Shalahuddin Al-Ayyubi | Product Designer, AI Engineer, Backend Engineer, Full-Stack Developer | Politeknik Negeri Batam |
| Item | Detail |
|---|---|
| Kompetisi | PIDI DIGDAYA x Hackathon 2026 β Bank Indonesia |
| Problem Statement | Peningkatan Produktivitas, Ketahanan Pangan, dan Penciptaan Lapangan Kerja |
| Sub-Problem | Inklusi Ekonomi (UMKM) β Pemanfaatan Data Alternatif / Credit Scoring |
| Status Inovasi | Prototype / Functional Prototype yang sudah berjalan dan dideploy |
- Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2023). Data UMKM Indonesia
- World Bank. (2022). MSME Finance Gap
- OJK. (2024). POJK No. 29 Tahun 2024 tentang Pemeringkat Kredit Alternatif
- Bank Indonesia. (2023). Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030
- IAI. SAK EMKM β Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah
Proyek ini dibuat untuk keperluan Hackathon PIDI DIGDAYA x Bank Indonesia 2026. Hak cipta Β© 2026 KasAI Labs. All rights reserved.